ACEH TAMIANG ( infopublic.id ), Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali diperlihatkan melalui kunjungan kerja sejumlah pimpinan tinggi lintas angkatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1). Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna.
Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada dua fasilitas publik vital yang terdampak banjir, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembersihan lumpur dan material sisa banjir berjalan optimal, sehingga aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat dapat segera kembali normal.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa kehadiran para pimpinan TNI dan Polri di lokasi bencana merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.
“Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).
Selain melakukan peninjauan terhadap sasaran fisik, rombongan juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga terdampak serta menyalurkan bantuan sosial. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus membangkitkan semangat mereka dalam proses pemulihan pascabencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Menurut Trunoyudo, interaksi langsung antara para pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter calon perwira. Kegiatan ini mengajarkan empati, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di lapangan.
“Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar selalu peka terhadap kesulitan rakyat,” tambahnya.
Hingga saat ini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, Taruna, serta masyarakat setempat terus dilakukan guna mempercepat pembersihan sisa-sisa material banjir. Diharapkan, dengan sinergi tersebut, roda kehidupan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang dapat segera kembali berjalan normal.
Tim Redaksi
