Saleh Muhammad Nakodahi Makayoa Jabodetabek Periode Baru

Jakarta,InfoPublic.id – Pemilihan Ketua Organisasi Makayoa (Makean Kayoa) di Cibubur berlangsung secara dinamis & partisipatif, musyawarah yang dilaksanakan pada Sabtu (24/5/2026) di kawasan Cibubur berlangsung sejuk dan demokratis, Saleh Muhammad terpilih sebagai Ketua Makayoa setelah memperoleh total 25 suara dari masing-masing keterwakilan desa Makean Kayoa Provinsi Maluku Utara yg berada di peratauaan wilayah Jabodetabek.
.
Tiga kandidat yang maju di antaranya : Mujiono yang menjadi keterwakilan dari Negeri Katulistiwa (Kayoa) mendapatkan 7 suara, Sementara Sukedi S yang menjadi kandidat keterwakilan Masatawa mendapatkan 6 Suara.

Pemilihan secara demokratis berlangsung secara terbuka, hasil tersebut mencerminkan adanya legitimasi sosial sekaligus kepercayaan kolektif bagi kalangan, Mahasiswa, Pemuda dan Sesepuh di perantauan khususnya Jabodetabek.

Terpilihnya Hi Saleh Muhammad juga dapat dimaknai sebagai bagian dari fase transisi kepengurusan lama menuju kepemimpinan baru yg lebih adaptif terhadap tantangan sosial masyarakat diaspora Makean Kayoa yang tersebar dimanapun berada.

Prinsipnya Makayoa dimanapun berada tidak boleh kehilangan akar identitas kulturalnya.

Pada dasarnya, orientasi Organisasi Makayoa tidak hanya berfungsi sebagai ruang mempererat hubungan persaudaraan antar sesama masyarakat Makean Kayoa di tanah perantauan hususnya Jabodetabek. Lebih dari itu, organisasi ini memiliki tanggung jawab moral & sosial dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kultur, adat istiadat, serta identitas kolektif Makean Kayoa agar tidak tergerus oleh arus modernisasi & perubahan sosial yg semakin kompleks.

Eksistensi organisasi berbasis kedaerahan seperti Makayoa memiliki peran strategis sebagai instrumen pelestarian budaya sekaligus media integrasi sosial. Oleh karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu menghadirkan inovasi organisasi yg progresif, inklusif, serta berorientasi pada penguatan solidaritas sosial, pengembangan sumber daya generasi muda, & pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Makean Kayoa di masa depan.// Red

 

Sumber : Organisasi Makayoa

 

Editor : Ais Le

More From Author

Progres Signifikan, Dua Jembatan ‘Merah Putih Presisi’ di Dumai Rampung 100 Persen

Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Tidore Stabil, Cabai Naik hingga Rp80 Ribu per Kilogram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Comments