Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Tidore Stabil, Cabai Naik hingga Rp80 Ribu per Kilogram

Tidore– InfoPublic.id– Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memastikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah masih dalam kondisi stabil. Meski demikian, kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai yang kini menembus Rp80 ribu per kilogram.

 

Hal itu disampaikan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tidore Kepulauan, Taher Husain usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi mingguan bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir secara virtual di Ruang Rapat Sekda Kantor Wali Kota Tidore, Senin (25/5/2026).

 

Menurut Taher, hasil pemantauan TPID di Pasar Sarimalaha menunjukkan harga sejumlah komoditas utama seperti daging ayam, telur, dan daging sapi masih relatif aman dan stabil. Bahkan harga telur mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya.

 

“Untuk komoditas lain masih stabil, daging ayam stabil, telur malah turun, dan daging sapi juga masih normal. Kenaikan hanya terjadi pada cabai yang saat ini berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, kondisi tersebut turut memengaruhi Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Tidore Kepulauan yang pada Mei 2026 masih berada pada posisi deflasi sebesar -1,74 persen. Angka itu dinilai menunjukkan kondisi inflasi daerah masih cukup terkendali menjelang Idul Adha.

 

“Secara umum harga kebutuhan pokok menjelang H-2 Idul Adha masih terkendali. Kenaikan cabai juga belum separah saat Idul Fitri lalu yang sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram,” katanya.

 

Selain memantau harga pasar, TPID juga menyoroti ketersediaan minyak goreng bersubsidi “Minyak Kita” yang saat ini masih kosong di sebagian wilayah Maluku Utara. Kondisi tersebut disebut terjadi akibat distribusi dari Bulog yang belum berjalan optimal.

 

“Untuk sementara stok Minyak Kita di Maluku Utara masih kosong karena proses distribusi dari mitra Bulog masih berlangsung,” jelas Taher.

 

Sementara itu, dalam rapat koordinasi nasional, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menilai kondisi inflasi nasional menjelang Idul Adha tahun ini lebih terkendali dibanding momentum Idul Fitri. Namun, cabai rawit dan cabai merah masih menjadi komoditas utama penyumbang inflasi di berbagai daerah.

 

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok guna menjaga kestabilan pasokan serta daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.// Red

 

Editor : Redaksi

More From Author

Saleh Muhammad Nakodahi Makayoa Jabodetabek Periode Baru

Desa Maitara Tengah Ditetapkan Jadi Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Tahap II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Comments