Jakarta ( infopublic.id ),Sebanyak 56 Kadet Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) mengikuti tes psikologi yang dilaksanakan di Dinas Psikologi TNI Angkatan Udara (Dispsiau), Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan awal seleksi bagi para kadet yang berkeinginan meniti karier sebagai penerbang militer TNI AU.
Tes psikologi tersebut dilaksanakan melalui beberapa metode, antara lain Computer Assisted Test (CAT), paper and pencil test, tes psikomotorik, serta wawancara psikologi. Rangkaian tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengidentifikasi aspek mental, kemampuan berpikir, koordinasi motorik, serta karakter kepribadian yang sesuai dengan tuntutan tugas sebagai penerbang militer.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. meninjau langsung pelaksanaan tes dan memberikan arahan kepada para kadet. Wakasau menekankan pentingnya menjalani seluruh tahapan seleksi dengan kesungguhan, disiplin tinggi, serta semangat juang sebagai bekal utama dalam menghadapi proses pendidikan dan penugasan di masa depan.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah membuka peluang pembinaan dan pendidikan secara terarah bagi kadet yang berminat menjadi penerbang TNI. Perekrutan sejak dini ini, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pertahanan RI, merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia pertahanan.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, TNI Angkatan Udara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia guna menjawab kebutuhan pengawak alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) yang terus berkembang. Kehadiran alpalhankam baru menuntut penerbang yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental, intelektual, dan karakter yang mampu menghadapi tantangan tugas udara di masa mendatang.
Tim Redaksi
