Surabaya, InfoPublic .id – TNI Angkatan Laut terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergitas lintas instansi, khususnya dalam upaya penanggulangan bencana. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., yang diwakili Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Kodaeral V Dr. Moch. Anton Maulana, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CIQaR., CRMP., pada Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya Tahun 2026.
Apel yang diselenggarakan Pemerintah Kota Surabaya tersebut digelar di Lapangan Apel Markas Komando Kodaeral V Surabaya dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, serta sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kota Surabaya.
Dalam apel siaga tersebut, Komandan Denma Kodaeral V Letkol Marinir Dany Christiawan Sukmana Putra bertindak sebagai Pengambil Apel. Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI AL, jajaran pemerintah daerah, instansi terkait, serta relawan kebencanaan. Seluruh peserta melakukan pengecekan kesiapan personel, perlengkapan, dan sarana pendukung guna memastikan penanganan bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan efektif.
Wali Kota Surabaya dalam amanatnya menekankan pentingnya kolaborasi dan respons cepat dari seluruh elemen. Menurutnya, Surabaya sebagai kota metropolitan dengan kepadatan penduduk yang tinggi memiliki potensi risiko bencana yang cukup besar, baik bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem, angin kencang, dan rob, maupun bencana non-alam seperti kebakaran, kecelakaan, dan kondisi darurat lainnya.
“Dengan disiplin, sinergi, serta kesiapan penuh dari seluruh unsur, saya yakin kita mampu menghadapi setiap potensi bencana secara cepat, tepat, dan terukur demi melindungi keselamatan masyarakat,” tegas Wali Kota Surabaya.
Sementara itu, Komandan Kodaeral V melalui perwakilannya menegaskan kesiapan TNI AL, khususnya Kodaeral V, dalam mendukung pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana. TNI AL berkomitmen untuk selalu bersinergi dengan seluruh unsur terkait, dengan mengedepankan kesiapsiagaan personel dan alutsista sebagai prioritas utama demi keselamatan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, juga digelar berbagai alat dan perlengkapan pendukung penanggulangan bencana. Kodaeral V mengerahkan satu unit kendaraan MCU dan DCU, satu unit truk, serta satu unit pemadam kebakaran. Koarmada II menurunkan satu unit perahu karet dan satu unit truk, sedangkan Yonmarhanlan V mengerahkan dua unit perahu karet dan dua unit truk.
Selain itu, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mengerahkan satu unit excavator wheel besar, satu unit excavator wheel kecil, dua unit dump truck, serta mobile genset dan mobile pump. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan turut menurunkan satu unit bronto sky lift, satu unit HDR, dan satu unit robot pemadam.
BPBD Kota Surabaya mengerahkan dua unit perahu karet, satu unit tenda darurat lengkap, dua unit chainsaw, pompa alkon, dua unit lampu sorot, serta jaket pelampung. Dinas Kesehatan menurunkan empat unit ambulans dan satu unit mini ICU. Dishub mengerahkan satu unit sky worker, Satpol PP menurunkan sky worker dan dua unit chainsaw, sementara DLH mengerahkan dua unit mobil tangki, empat unit chainsaw, serta dua unit toilet mobile.
Kehadiran TNI AL, khususnya Kodaeral V, dalam apel gelar pasukan ini diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara TNI AL dan Pemerintah Kota Surabaya, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai potensi bencana di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Tim Redaksi
