London – Arsenal kian menunjukkan ambisi besar untuk mengangkat trofi juara Premier League musim 2025/2026. Tekad tersebut akan diuji saat The Gunners menjamu Manchester United pada lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB.
Performa Arsenal musim ini terbilang impresif, terutama ketika bermain di hadapan publik sendiri. Pasukan Mikel Arteta belum sekalipun tersentuh kekalahan di kandang, sekaligus mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin atas pesaing terdekat.
Tak hanya solid di kompetisi domestik, Arsenal juga sedang berada dalam tren positif di semua ajang. Bukayo Saka dan kawan-kawan mencatatkan rekor 12 pertandingan tak terkalahkan di lintas kompetisi, termasuk kemenangan meyakinkan atas Inter Milan di Liga Champions yang semakin menambah kepercayaan diri tim.
Meski demikian, Arsenal sempat kehilangan momentum di liga setelah ditahan imbang Nottingham Forest tanpa gol. Hasil tersebut membuka celah bagi Manchester United untuk berharap mencuri poin, terlebih Setan Merah datang dengan moral tinggi usai meraih kemenangan penting atas Manchester City di laga derby.
Di bawah arahan pelatih sementara Michael Carrick, Manchester United menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Organisasi permainan mereka terlihat lebih rapi, sementara mental bertanding perlahan kembali terbentuk. Carrick pun berharap momentum positif itu bisa dibawa ke London Utara.
Namun, catatan pertemuan tidak berpihak kepada Manchester United. Dalam enam laga terakhir Premier League melawan Arsenal, Setan Merah tak pernah menang, dengan rincian lima kekalahan dan satu hasil imbang. Terakhir kali United menundukkan Arsenal di liga terjadi pada September 2022.
Rekor tandang Manchester United ke Emirates Stadium juga tergolong suram. Mereka terakhir kali menang di kandang Arsenal pada ajang liga domestik pada Desember 2017. Sejak saat itu, dominasi The Gunners di markas sendiri semakin terasa.
Mikel Arteta sendiri tercatat sebagai salah satu manajer paling sukses ketika menghadapi Manchester United. Sejak menangani Arsenal pada akhir 2019, pelatih asal Spanyol itu mengoleksi delapan kemenangan dari 12 pertemuan liga melawan Setan Merah, dengan persentase kemenangan mencapai 67 persen.
Musim ini, Arsenal tampil lebih pragmatis dibandingkan musim-musim sebelumnya. Arteta memilih pendekatan yang menekankan efisiensi dan disiplin taktik, ketimbang permainan menyerang terbuka. Meski produktivitas beberapa pemain depan seperti Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli sedikit menurun, Arsenal tetap mampu mengamankan hasil positif secara konsisten.
Di sisi lain, Manchester United masih menghadapi persoalan klasik saat bermain tandang. Sepanjang musim 2025/2026, mereka selalu kebobolan di laga tandang, sebuah catatan yang bisa menjadi celah fatal saat menghadapi Arsenal yang dikenal tajam dan disiplin di kandang.
Pertandingan ini pun dipandang sebagai momen krusial bagi Arsenal untuk menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara Premier League. Kemenangan atas rival sekelas Manchester United bukan hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjadi pesan tegas bagi para pesaing di papan atas klasemen.
Laga Arsenal vs Manchester United dijadwalkan berlangsung di Emirates Stadium pada Minggu (25/1/2026) pukul 23.30 WIB dan akan disiarkan langsung melalui SCTV serta layanan streaming Vidio.
Sumber: Arsenal News
Tim Redaksi
