Antisipasi Hujan Ekstrem, TNI AU dan BPBD DKI Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Jakarta – TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan di wilayah Ibu Kota.

 

Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir, yang berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya. OMC difokuskan pada pengendalian pertumbuhan awan hujan sebelum memasuki wilayah daratan Jakarta.

 

Dalam pelaksanaannya, operasi melibatkan pesawat Casa NC-212 milik Skadron Udara 4 TNI AU serta pesawat Grand Caravan PK-JVH. Setiap penerbangan membawa bahan semai sebanyak 800 hingga 1.000 kilogram, berupa kalsium oksida (CaO) dan natrium klorida (NaCl), yang disebarkan ke awan sasaran.

 

Pesawat Casa NC-212 TNI AU tercatat melakukan tiga kali sortie penerbangan dalam satu hari. Penyemaian awan dilaksanakan di sejumlah titik strategis, antara lain wilayah perairan utara Jakarta, ruang udara Bogor dan Banten, serta kawasan perairan Selat Sunda. Operasi dilakukan pada ketinggian antara 6.000 hingga 11.000 kaki dengan sasaran awan jenis cumulus dan stratocumulus yang bergerak menuju wilayah Jakarta.

 

Melalui penyemaian tersebut, diharapkan awan hujan dapat dipicu untuk menurunkan curah hujan di wilayah perairan atau area non-perkotaan, sehingga intensitas hujan yang sampai ke Jakarta dapat diminimalkan.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif dan sinergi lintas instansi dalam mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem, khususnya banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. TNI AU dan BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan kondisi atmosfer secara berkala sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.

 

Rencananya, Operasi Modifikasi Cuaca ini akan berlangsung hingga 22 Januari mendatang, dengan penyesuaian jadwal dan wilayah penyemaian berdasarkan analisis dinamika cuaca harian. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca serta potensi dampak yang mungkin terjadi.

 

 

Tim Redaksi

More From Author

Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Tinjau Kesiapan Tol Yogyakarta–Bawen dan Solo–Yogyakarta

Wamenhan Donny Ermawan Buka Invitasi Tenis Antar Rumah Sakit TNI–Polri, Perkuat Sinergi Tenaga Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Comments