Jakarta – Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, melakukan inspeksi lapangan terhadap pembangunan Anjungan Daerah Maluku Utara yang berlokasi di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (23/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kesiapan operasional anjungan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan fisik telah sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan.
Peninjauan tersebut difokuskan pada evaluasi hasil pembangunan yang didanai melalui Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fasilitas yang tersedia dapat difungsikan secara optimal sebagai sarana promosi potensi daerah Maluku Utara di tingkat nasional.
Dalam agenda tersebut, Wakil Gubernur didampingi oleh Kepala Anjungan Daerah Maluku Utara beserta jajaran manajemen TMII, di antaranya Achmad Fauzi selaku Kepala Divisi Paviliun Daerah Zona 2, Fajar Kanthi Maitri selaku Kepala Divisi Paviliun Daerah Zona 1, serta Daffa Zahran Purba sebagai Petugas Perencanaan Taman.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, progres pembangunan Anjungan Daerah Maluku Utara telah mencapai 100 persen secara fisik. Meski demikian, sejumlah pekerjaan masih berada dalam masa pemeliharaan untuk memastikan kualitas akhir bangunan tetap terjaga. Tahapan pemeliharaan tersebut meliputi penyempurnaan pengecatan akhir (finishing), perawatan dan penataan lanskap taman, serta pengujian sistem instalasi listrik sebagai bagian dari proses penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan bahwa keberadaan Anjungan Daerah Maluku Utara di TMII memiliki nilai strategis bagi daerah, karena menjadi representasi identitas budaya dan potensi Maluku Utara di hadapan masyarakat nasional maupun internasional.
“Anjungan ini harus benar-benar siap menjadi ruang promosi budaya, pariwisata, dan potensi ekonomi Maluku Utara. Seluruh fasilitasnya harus dalam kondisi optimal agar mampu menyambut pengunjung dan memperkenalkan kekayaan Moloku Kie Raha kepada publik luas,” ujar Sarbin di sela-sela inspeksi.
Ia juga berharap anjungan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat informasi dan aktivitas promosi daerah, sekaligus menjadi sarana untuk menarik minat wisatawan serta membuka peluang investasi ke Provinsi Maluku Utara.
Dengan rampungnya pembangunan Anjungan Daerah Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis keberadaan fasilitas tersebut akan memberikan dampak positif dalam memperkuat citra daerah dan memperluas jejaring promosi di tingkat nasional.
Sebelum melakukan peninjauan di TMII, Wakil Gubernur Sarbin Sehe juga menyempatkan diri melayat serta melepas jenazah salah satu staf Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara, almarhum Maan Ismail, di Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, sebagai bentuk penghormatan dan empati kepada keluarga yang ditinggalkan.
Tim Redaksi
