Akses Desa Terputus, Tim SAR Korpolairud Bangun Jembatan Darurat di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman, Infopublic .id –3 Januari 2026 — Tim SAR Korpolairud bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan sementara di Korong Maranci, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan akses penghubung antar desa yang sebelumnya terputus.

Pembangunan jembatan sementara tersebut melibatkan 25 personel SAR Korpolairud yang didukung lima personel Unit K9, dipimpin oleh AKBP Ferry Setiawan. Masyarakat Korong Maranci turut berperan aktif dengan menyediakan material swadaya berupa kayu kelapa dan papan bekas yang tersedia di lokasi.

Jembatan darurat ini difungsikan sebagai akses sementara bagi warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Mengingat keterbatasan konstruksi, jembatan hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki serta kendaraan roda dua dan roda tiga.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, gotong royong pembangunan jembatan ini mencerminkan komitmen Polri untuk membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan keterbatasan akses. Sinergi antara personel Korpolairud dan warga menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

 

Pekerjaan pembangunan jembatan dimulai pada pukul 11.15 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 22.35 WIB di hari yang sama. Meski dikerjakan dalam waktu yang cukup panjang, proses pembangunan berjalan lancar berkat kebersamaan dan semangat gotong royong seluruh pihak.

 

Dengan selesainya jembatan sementara ini, diharapkan aktivitas warga kembali berjalan normal serta keselamatan masyarakat dalam beraktivitas dapat lebih terjamin.

 

Tim Redaksi.

More From Author

Bapenda Rohil Himbau Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu, Dukung Pembangunan Daerah

Sultan Ternate Lantik Pengurus Gemusba, Dorong Sinergi Kepemimpinan Muda Berbasis Adat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Comments