Tidore Kepulauan – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, S.Sos, menekankan pentingnya penyediaan ruang bagi anak muda serta pelestarian hutan sebagai penopang kehidupan manusia. Hal tersebut disampaikannya saat didaulat menjadi pembicara pada Kegiatan Rantau Fest yang digagas oleh Paguyuban Mahasiswa Maluku Utara Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/12/2025).
Dalam pemaparannya, Ahmad Laiman menyampaikan bahwa meskipun Kota Tidore Kepulauan tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, pemerintah daerah berkomitmen membuka ruang kreativitas seluas-luasnya bagi generasi muda. Ruang tersebut diharapkan mampu mendorong kolaborasi, inovasi, dan peran aktif anak muda dalam pembangunan daerah.
“Anak muda adalah motor penggerak pembangunan. Pemerintah hadir untuk memberi ruang, mendukung gagasan, dan membuka peluang agar kreativitas mereka dapat berkembang,” ujar Ahmad Laiman.
Namun demikian, Wakil Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, alam dan hutan tidak boleh dikesampingkan karena merupakan bagian dari ekosistem yang menopang keberlangsungan hidup manusia.
Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan, sehingga generasi mendatang tetap dapat menikmati manfaat alam yang ada.
Kegiatan Rantau Fest ini menjadi ruang dialog dan silaturahmi antara pemerintah daerah dan mahasiswa Maluku Utara di perantauan, sekaligus wadah pertukaran gagasan terkait peran generasi muda dalam pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan. Red
