MALUKU UTARA – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, menunjukkan tren positif. Hasil evaluasi mencatat sebanyak 84,3 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah provinsi.
Dari jumlah tersebut, 9,3 persen responden mengaku sangat puas, sementara 75,0 persen menyatakan puas. Di sisi lain, masih terdapat 15,7 persen masyarakat yang memberikan catatan kritis, dengan rincian 10,0 persen merasa kurang puas dan 5,7 persen menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir.
Program perumahan menjadi faktor utama yang mendorong tingginya tingkat kepuasan publik. Sektor ini mencatat angka kepuasan tertinggi sebesar 40,3 persen. Kehadiran program rumah layak huni serta dukungan dapur sehat dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pada sektor pendidikan, kebijakan pendidikan gratis mendapat respons positif sebesar 17,5 persen. Namun demikian, persoalan infrastruktur pendidikan masih menjadi kendala utama yang memicu ketidakpuasan, dengan persentase keluhan mencapai 5,7 persen.
Sementara itu, sektor kesehatan dan sosial juga memberikan kontribusi positif terhadap penilaian publik. Layanan kesehatan gratis serta program peningkatan kualitas gizi mencatat tingkat kepuasan sebesar 12,5 persen.
Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menilai kinerja pemerintah daerah sudah berada pada jalur yang tepat. Meski demikian, perbaikan di bidang infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diprioritaskan pada tahun-tahun berikutnya.
Tim Redaksi
