PROBOLINGGO, InfoPublic.id– TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan mengapung di perairan sebelah timur Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026).
Evakuasi tersebut dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur KAL Sembulungan II-5-42, Pos Kamladu Mayangan, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kota Probolinggo, Tim Rescue Pos SAR Jember, Satpolair Probolinggo, KSOP Kelas IV Probolinggo, UPT PPP Mayangan, serta dibantu oleh masyarakat Pulau Gili Ketapang.
Penemuan jenazah terjadi saat Tim SAR gabungan tengah melaksanakan operasi SAR hari ke-5 dalam rangka pencarian Anak Buah Kapal (ABK) KM. Lanang Jaya yang sebelumnya dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Probolinggo.
Komandan KAL Sembulungan II-5-42, Kapten Laut (P) Riyanto, menjelaskan bahwa sekitar pukul 08.45 WIB, Danposkamladu Mayangan menerima laporan dari masyarakat Pulau Gili Ketapang terkait adanya sesosok jenazah yang terlihat mengapung di laut. Informasi tersebut kemudian segera ditindaklanjuti dengan koordinasi internal.
“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan pimpinan. Selanjutnya Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., memerintahkan unsur TNI AL bersama Tim SAR gabungan untuk segera bergerak menuju lokasi penemuan,” ujar Kapten Riyanto.
Pada pukul 09.10 WIB, KAL Sembulungan II-5-42 tiba di lokasi dan memastikan keberadaan jenazah dalam kondisi mengapung. Selang sepuluh menit kemudian, tepat pukul 09.20 WIB, Tim SAR gabungan melaksanakan proses evakuasi menggunakan perahu RHIB dan membawa jenazah ke atas KAL Sembulungan II-5-42.
Proses evakuasi berjalan lancar dan selesai pada pukul 09.45 WIB. Kapal kemudian bergerak menuju Dermaga UPT P3 Mayangan. Sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah tiba di dermaga dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. M. Saleh Kota Probolinggo untuk penanganan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, jenazah diketahui bernama Supoyo, warga Desa Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kabupaten Probolinggo. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa jenazah tersebut bukan merupakan korban kecelakaan laut KM. Lanang Jaya, melainkan warga yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 2 Februari 2026 saat mencari rumput laut di perairan setempat.
Dengan ditemukannya jenazah Supoyo, operasi SAR gabungan di wilayah perairan Probolinggo resmi dinyatakan selesai. Sementara itu, rencana pencarian korban ABK KM. Lanang Jaya pada hari ke-6 dan ke-7 akan dialihkan ke wilayah kerja Pos SAR Sumenep, dengan mempertimbangkan perkiraan arah arus laut yang mengarah ke Pulau Madura.
Sementara itu, Komandan Kodal Armada (Kodaeral) V, Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menegaskan kepada seluruh jajaran di bawah Kodaeral V untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respon terhadap setiap informasi yang diterima dari masyarakat.
“Peningkatan sinergi dengan seluruh instansi terkait harus terus dilakukan sebagai wujud nyata pengabdian TNI AL kepada masyarakat,” tegasnya.
Tim Redaksi
