Latihan Hardha Marutha 1 Jadi Puncak Pembinaan Brigade Parako 1 Pasgat, Libatkan 1.152 Prajurit dan Alutsista Strategis

LAMPUNG InfoPublic .id – Brigade Parako 1 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) melaksanakan Latihan Hardha Marutha 1 Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya menguji sekaligus meningkatkan kemampuan tempur dan profesionalisme prajurit. Latihan ini digelar pada Rabu (4/2/2026) dengan memanfaatkan fasilitas Air Weapon Range (AWR) Lanud Pangeran M. Bun Yamin yang berlokasi di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

 

Latihan Hardha Marutha 1 merupakan puncak dari rangkaian program pembinaan satuan di jajaran Brigade Parako 1 Pasgat. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan tempur, kemampuan operasional matra udara, serta ketangguhan prajurit dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman yang terus berkembang.

 

Komandan Divisi Parako Pasgat, Marsma TNI Ahmad S. S. Qodri, M.Han., menegaskan bahwa latihan tersebut memiliki nilai strategis dalam membentuk prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) yang profesional, tangguh, dan berdisiplin tinggi. Menurutnya, aspek ketahanan fisik, mental, serta kemampuan bertindak cepat dan tepat dalam operasi menjadi fokus utama dalam pelaksanaan latihan.

 

Dalam pelaksanaannya, Latihan Hardha Marutha 1 menghadirkan berbagai skenario operasi tempur yang dirancang mendekati kondisi nyata di medan tugas. Prajurit dilatih untuk melaksanakan infiltrasi, serangan, perebutan dan pertahanan pangkalan udara, pembebasan sandera, penerjunan statis, free fall, penerjunan wingsuit, hingga operasi pencarian dan penyelamatan dalam situasi pertempuran.

 

Selain kemampuan tempur konvensional, latihan ini juga menguji kesiapan satuan dalam menghadapi tantangan peperangan modern. Salah satu fokus latihan adalah perlindungan kekuatan udara dengan memanfaatkan teknologi drone tempur sebagai bagian dari adaptasi terhadap dinamika ancaman masa kini.

 

Latihan tersebut diikuti oleh 1.152 prajurit Korpasgat dan melibatkan berbagai alutsista strategis, di antaranya pesawat angkut C-130 Hercules dan CN-295, helikopter EC-725 Caracal dan NAS-332 Super Puma, serta kendaraan tempur Korpasgat seperti P-6 ATAV, P2 Tiger, dan alutsista pendukung lainnya.

 

Sementara itu, Komandan Brigade Parako 1 Pasgat, Kolonel Pas Helmi A. Nange, S.E., M.M., menegaskan bahwa Latihan Hardha Marutha 1 menjadi tolok ukur kesiapan prajurit secara menyeluruh, baik pada tingkat perorangan maupun satuan.

 

“Latihan Hardha Marutha 1 merupakan puncak latihan Brigade Parako 1 Pasgat untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit, sehingga siap melaksanakan tugas operasi kapan pun dibutuhkan,” ujar Kolonel Pas Helmi A. Nange.

 

Melalui pelaksanaan latihan ini, diharapkan prajurit Korpasgat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, modern dalam pola operasi, profesional dalam bertugas, serta unggul dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman di setiap medan operasi.

 

Tim Redaksi

More From Author

Sinergi TNI dan Masyarakat, Jembatan Armco Desa Bair Tuntas Dibangun dan Siap Dimanfaatkan

Carabao International Open Perkuat Sport Tourism, Wamenpora Optimistis Biliar Indonesia Mendunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Comments