Denpasar, Info Public.com – Senin (2/2/2026) — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga atas keberhasilan prajurit Yonif 744/Satya Yudha Bhakti (SYB) bersama jajaran Mandala, BAIS TNI, serta dukungan operator drone dari Yonif 631 dan Yonif 712 dalam pelaksanaan operasi pengamanan di wilayah Intan Jaya, Papua.
Dalam keterangan persnya, Pangdam menegaskan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan profesionalisme, keberanian, serta soliditas tim gabungan TNI dalam menjalankan tugas negara, khususnya di daerah rawan konflik. Operasi tersebut dilaksanakan secara terukur dan terencana menyusul terjadinya kontak tembak antara personel TNI yang sedang melaksanakan infiltrasi menuju TK Jalai dengan kelompok bersenjata pimpinan Apeni Kobogau di jalur Sugapa–Jalai, Kabupaten Intan Jaya, pada Minggu (1/2/2026).
Berdasarkan hasil operasi, dua orang anggota kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinyatakan tewas. Dari lokasi kejadian, aparat TNI berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata api organik laras panjang jenis SKS, empat butir munisi kaliber 7,62 mm, satu unit telepon genggam lengkap dengan pengisi daya, satu buah busur, satu bendera Bintang Kejora, serta beberapa perlengkapan lainnya yang diduga digunakan oleh kelompok tersebut.
Sementara itu, Pangdam memastikan bahwa dalam operasi tersebut tidak terdapat korban jiwa dari pihak TNI. Seluruh personel yang terlibat dinyatakan dalam kondisi aman dan tetap siaga untuk melanjutkan tugas pengamanan wilayah.
Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata semangat juang, disiplin, dan dedikasi tinggi prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang terlibat. Keberhasilan ini menunjukkan loyalitas, keberanian, serta profesionalisme prajurit TNI dalam melaksanakan tugas negara, khususnya di wilayah rawan konflik,” ujar Pangdam IX/Udayana.
Lebih lanjut, Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi prosedur operasi yang berlaku, serta senantiasa mengedepankan sinergi dan soliditas antar satuan guna mendukung keberhasilan tugas-tugas selanjutnya di medan operasi.
Sumber : Berita Keterangan Pers Kodam IX/Udayana / Pangdam IX
