Halmahera Selatan ( infopublic.id ), Peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Sebuah kapal penumpang yang melayani rute Babang, Kecamatan Bacan Timur menuju Prigaraja, Kecamatan Bacan Timur Selatan, mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 14.20 WIT.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kapal penumpang tersebut tengah berlayar dengan membawa sejumlah penumpang ketika tiba-tiba dihantam gelombang cukup besar. Kondisi laut yang tidak bersahabat menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya mengalami kecelakaan di tengah perjalanan.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah penumpang berada di dalam air sambil berupaya menyelamatkan diri. Sebagian penumpang lainnya terlihat bertahan di badan kapal yang sudah dalam kondisi miring. Suasana kepanikan pun tampak jelas, terutama dari para penumpang perempuan dan anak-anak yang berusaha tetap mengapung sambil menunggu pertolongan.
Beruntung, sejumlah warga dan nelayan setempat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian segera memberikan bantuan. Mereka menggunakan perahu kecil untuk mengevakuasi para penumpang ke tempat yang lebih aman. Upaya penyelamatan dilakukan secara gotong royong, meski dihadapkan pada kondisi ombak yang masih cukup tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah pasti penumpang maupun adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sebagian besar penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat ke daratan Desa Bibinoi dan desa-desa terdekat untuk mendapatkan penanganan awal.
Pihak berwenang di Kabupaten Halmahera Selatan disebut telah menerima laporan terkait kejadian ini. Aparat terkait bersama tim SAR dan instansi maritim setempat tengah melakukan pendataan serta penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan apakah kapal telah memenuhi standar keselamatan pelayaran.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi laut, khususnya bagi kapal penumpang yang melayani rute antarwilayah di Maluku Utara. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan kapal serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum aktivitas pelayaran dilakukan.
Hingga saat ini, proses penanganan pascakejadian masih terus berlangsung, sementara kondisi para penumpang yang selamat dilaporkan dalam keadaan stabil.
( Tim Redaksi )
