HALSEL, Infopublic.id — Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi melantik delapan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, pada hari yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Adapun delapan pejabat yang dilantik, yakni Safiun Rajulan sebagai Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Setda Halsel, Bustami Soleman sebagai Asisten III Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Halsel, serta M. Abdul Zaki sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Selanjutnya, M. Idham Pora dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Jaka Rudin sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Halifat Barnabas sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Rustam Salmon sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Karima Nasaruddin sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halmahera Selatan.
Dalam amanatnya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kedisiplinan.
“Pejabat yang baru dilantik harus senantiasa menjaga disiplin, integritas, serta nama baik Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Jabatan ini adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, pergeseran dan rotasi jabatan dalam struktur pemerintahan merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika organisasi, sekaligus strategi untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja aparatur sipil negara.
Ia juga berharap para pejabat yang baru dilantik mampu mengambil keputusan secara objektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Bupati menekankan bahwa setiap amanah pasti memiliki tantangan, sehingga diperlukan komitmen, kehati-hatian, serta sikap menjauhi pikiran-pikiran negatif dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jalankan tugas dengan niat yang baik, bekerja secara profesional, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Redaksi
