HALMAHERA TIMUR, InfoPublic.id— PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi resmi melakukan penyalaan listrik pelanggan Tegangan Menengah (TM) dengan daya 725.000 VA untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba, Kabupaten Halmahera Timur.
Penyambungan listrik Tegangan Menengah ini menjadi langkah strategis PLN dalam memastikan fasilitas layanan kesehatan memperoleh pasokan listrik yang andal, stabil, dan mampu menunjang operasional peralatan medis modern. Keandalan listrik dinilai sebagai faktor fundamental dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada rumah sakit rujukan daerah.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa RSUD Maba merupakan infrastruktur layanan dasar yang memiliki dampak langsung terhadap keselamatan masyarakat.
“RSUD Maba adalah salah satu fasilitas publik vital. Memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkualitas tinggi merupakan tanggung jawab kami. Penyalaan Tegangan Menengah ini bukan sekadar menyediakan energi, tetapi memastikan pelayanan kesehatan di Halmahera Timur dapat berjalan tanpa gangguan dan terus berkembang,” ujar Noer di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, (12/25).
Ia menambahkan, penyalaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperluas layanan energi berkualitas pada fasilitas publik prioritas, sejalan dengan agenda pemerintah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan serta memperkuat ketahanan infrastruktur di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Proses penyalaan Tegangan Menengah dilakukan secara terencana dan mengacu pada standar keselamatan ketenagalistrikan. Tim teknis PLN UP3 Sofifi melalui ULP Maba menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari pembangunan jaringan distribusi, pemasangan transformator, hingga pengujian sistem guna memastikan keandalan tegangan listrik.
Dengan kapasitas daya Tegangan Menengah tersebut, RSUD Maba kini dapat mengoperasikan berbagai peralatan medis berdaya besar secara optimal serta meminimalkan potensi gangguan operasional yang dapat menghambat pelayanan pasien.
Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra, menyampaikan bahwa kebutuhan listrik rumah sakit memerlukan penanganan khusus karena menyangkut aspek keselamatan jiwa.
“RSUD Maba merupakan fasilitas publik yang sangat krusial. Kebutuhan listriknya bukan hanya untuk penerangan, tetapi menyangkut keselamatan pasien dan kelancaran layanan medis. Dengan layanan Tegangan Menengah, kami menjamin keandalan pasokan listrik yang lebih tinggi, sehingga risiko gangguan dapat ditekan, terutama untuk ruang bedah, ICU, dan layanan penting lainnya,” jelas Ilham.
Menurutnya, penyalaan tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN Hadir untuk Negeri dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di Maluku Utara.
Sementara itu, Direktur RSUD Maba, Calice Jackeline, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan respons cepat yang diberikan PLN.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas penyambungan Tegangan Menengah ini. Dukungan listrik yang andal sangat berarti bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Maba,” ujarnya.
Upaya PLN dalam mendukung operasional RSUD Maba sejalan dengan program nasional pemerataan infrastruktur di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). PLN UIW MMU menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan seluruh fasilitas publik—termasuk rumah sakit, sekolah, dan kantor pelayanan masyarakat—memperoleh akses listrik yang berkualitas, andal, dan berkelanjutan.
Team Redaksi
Editor : EnhaL07
